Selamat datang di blog saya ini. Blog ini berisi seputar Biologi SMP, meliputi materi, soal latihan, dan soal-soal OSN SMP, serta berita-berita seputar kegiatan Olimpiade Sains. Anda juga dapat terhubung dengan beberapa situs yang terkait dengan biologi, dengan cara klik pada links blog saya ini.
The fruit of silence is prayer, The fruit of prayer is faith, The fruit of faith is love, The fruit of love is service, The fruit of service is peace. (Buah kesunyian adalah doa, Buah doa adalah iman, Buah iman adalah cinta, Buah cinta adalah pelayanan, Buah pelayanan adalah damai.) **(Mother-Teresa)**

Senin, 10 Januari 2011

TOKOH SAINS: CURIE, MARIE

Murie, Curie ( 1867-1934), ahli kimia Prancis kelahiran Polandia. Dia adalah wanita pertama yang memenangkan Hadiah Nobel, dan merupakan orang pertama yang memenangkan dua Hadiah Nobel.

Pada 1903, dia bersama suaminya Pierre Curie ( 1859-1906 ) dean Henri Becguerel ( 1852-1908 ) memenangkan Hadiah Nobel Fisika, untuk studi tentang radioaktif. Hadiah Nobel kedua diraihnya pada 1911 untuk bidang kedua atas penemuan radium dan polonium.

Terlahir sebagai Marya Sklodowska di Warsawa, Polandia, pada 7 november 1867, dan meninggal di Savory, Prancis, pada 4 juli 1934. Putri seorang guru sekolah di Warsawa, dia bekerja sebagai guru privat selama enam tahun untuk mendukung saudara perempuannya Bronya agar bersekolah dokter di Paris pada 1891, dan walaupun selama empat tahun hidup dalam kemiskinan, dia mampu lulus dari Sorbonne dalam bidang fisika pada 1893 dan matematika pada 1894. Setahun kemudian dia menikah dengan Pierre Curie, kepala laboratorium School of Industrial Chemistry, yang juga telah cukup terkemuka di bidangnya.

Mendapat izin bekerja tanpa gaji di laboratorium suaminya, pada akhir 1890-an dia memilih meneliti uranium sebagai tesis doktornya. Becquerel telah menemukan bahwa pitchblende ( bijih uranium ) merupakan bahan radioaktif pada 1896. Telah pula diketahui bahwa pitchblende jauh lebih radioaktif dibandingkan uranium murni. Curie yakin bahwa peningkatan radiaoktif pitchblende adalah akibat adanya unsure –unsur yang tidak dikenal. Dia akhirnya mampu mengidentifikasi polonium dan radium dari berton-ton pitchblende yang dia teliti. Dia terus melanjutkan studi mengenai sifat dasar radiasi dari unsur-unsur baru ini.

Pierre meninggal pada 1906 karena kecelakaan lalu lintas. Marie, kemudian bersama dua anak perempuannya, meneruskan jabatan suaminya sebagai pengajar fisika di Sorbonne. Sebagian besar masa hidup Marie Curie kemudian dihabiskan untuk mengumpulkan dana untuk mendukung risetnya dan untuk mendirikan institusi yang memadai untuk meneruskan pekerjaannya. Untunglah seorang pengagum Marie Curie dari AS memberinya hadiah satu gram radium, yang berharga 100.000 dolar AS, pada 1921. Sorbonne mendirikan untuknya Laboratorium Curie, yang menunggu perang Dunia I usia pada 1918 agar dapat memulai riset dengan serius. Curie sendiri selama perang bekerja melatih para ahli radiologi. Dia melanjutkan pekerjaannya sepanjang 1920-an di laboratoriumnya. Karena terlalu sering terkena radiasi, kesehatan Curie terganggu dan kemudian akhirnya meninggal karena leukemia.

Sebagai penghormatan, satuan aktivitasi radioaktif unsur-unsur dinamai curie pada 1910. Pada tahun yang sama dia mengizinkan namanya diajukan sebagai kandidat dalam pemilihan anggota Academie des Sciences. Meskipun dia pemenang Hadiah Nobel, namun dia ditolak, dan karena itu dia tak mengijinkan namanya dicalonkan kembali.

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar