Selamat datang di blog saya ini. Blog ini berisi seputar Biologi SMP, meliputi materi, soal latihan, dan soal-soal OSN SMP, serta berita-berita seputar kegiatan Olimpiade Sains. Anda juga dapat terhubung dengan beberapa situs yang terkait dengan biologi, dengan cara klik pada links blog saya ini.
The fruit of silence is prayer, The fruit of prayer is faith, The fruit of faith is love, The fruit of love is service, The fruit of service is peace. (Buah kesunyian adalah doa, Buah doa adalah iman, Buah iman adalah cinta, Buah cinta adalah pelayanan, Buah pelayanan adalah damai.) **(Mother-Teresa)**

Senin, 10 Januari 2011

TOKOH SAINS: COCKCKROFT, JOHN

John Douglas Cockcroft (1897-1967), fisikawan nuklir Inggris, memperoleh Hadiah Nobel fisika pada 1951 (bersama Ernest T.S. Walton) karena menemukan akselerator partikel dan melakukan transformasi nuklir buatan suatu unsur.

Lahir di Todmorden, Yorkshire, Inggris, pada 27 Mei 1987 dan meninggal di Cambridge pada 18 September 1967. Cockcroft menjalani pendidikan di Manchester College of Technology dan Universitas Cambridge, belajar matematika dan teknik listrik.

Lulus dari Cambridge pada 1924, dia bekerja di laboratorium Cavendish di bawah fisikawan Ernest Rutherford, bekerja sama dengan fisikawan Rusia Peter Kapitza untuk merancang dan membuat electromagnet yang kuat. Minat Cockcroft segera beralih ke fisika nuklir dan upaya untuk menemukan partikel atomic dalam suatu medan listrik.

Sepanjang 1920-an satu-satunya partikel yang digunakan untuk membombardir dan menghancurkan inti atom adalah partikel alfa yang dipancarkan oleh unsur-unsur radioaktif alami. Rutherford sudah mengeksploitasi pendekatan ini, dan Cockcroft punya keyakinan bahwa ada kemungkinan untuk menemukan partikel yang energinya tetap tinggi untuk mempercepat proses ini.

Pada 1929 Cockcroft dan kolenganya Ernest T.S. Walton membuat sejenis akselerator parikel yang disebut pengganda voltase (voltage multiplier). Itulah alat yang bisa meningkatkan voltase dan mendorong proton untuk melepaskan energy lebih besar daripada parikel alfa alami. Pada 1932 Cockroft dan Walton membombardir Lithium dengan proton-proton ini dan menghasilkan partikel alfa. Dalam reaksi ini mereka mengkombinasikan lithium dan hydrogen untuk membentuk helium. Inilah reaksi nuklir pertama yang dipantik dengan partikel yang diakseleransi secara buatan.

Pada 1939 Cockcroft diangkat menjadi guru besar di Universiat Cambridge. Selama Perang Dunia II (1939-1945) dia ditunjuk menjadi direktur riset pertahanan udara Inggris dan mengembangkan system pertahanan radar. Dia juga ikut serta dalam pengembangan energy nuklir dan menjadi direktur Dewan Riset Nasional Kanada. Dari 1946 hingga 1951 dia dan menjadi direktur pertama Lembaga Riset Energi Atom Inggris di Harwell, Inggris.

Dia memperoleh gelar bangsawan karena jasa-jasanya pada 1948, dan pada 1951 dia dan Walton menerima Hadiah Nobel fisika. Cockcroft ditunjuk menjadi ketua Churchill College di Cambridge pada 1960 dan menerima hadiah Atom untuk Perdamaian pada 1961.

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar