Selamat datang di blog saya ini. Blog ini berisi seputar Biologi SMP, meliputi materi, soal latihan, dan soal-soal OSN SMP, serta berita-berita seputar kegiatan Olimpiade Sains. Anda juga dapat terhubung dengan beberapa situs yang terkait dengan biologi, dengan cara klik pada links blog saya ini.
The fruit of silence is prayer, The fruit of prayer is faith, The fruit of faith is love, The fruit of love is service, The fruit of service is peace. (Buah kesunyian adalah doa, Buah doa adalah iman, Buah iman adalah cinta, Buah cinta adalah pelayanan, Buah pelayanan adalah damai.) **(Mother-Teresa)**

Senin, 10 Januari 2011

TOKOH SAINS: COURTOIS, BERNARD

Bernard Courtois (1777-1838), ahli kimia Prancis, penemu yodium.

Lahir di Dijon, Prancis, pada 8 February 1777, dan meninggal di Paris pada 27 September 1838. Menjalani pendidikan di Ecole Polytechnique di Paris.

Pada 1792, ketika perang pecah antara Prancis melawan Prusia dan Austria, Courtois bekerja di perusahaan saltpeter atau sendawa -bahan pembuat mesiu- milik ayahnya. Di sanalah dia banyak belajar cara membuat campuran kimia.

Pada usia 22, Courtois diangkat menjadi apoteker di rumah-rumah sakit militer di Paris. Di sini dia membantu Marc Seguin menyelidiki opium. Pada 1802, dia mengisolasi morfin-yang pertama kali diperoleh dalam bentuk murni.

Pada 1807 dia keluar dari rumah sakit militer untuk membantu ayahnya yang masih membuat sendawa. Salah satu bahan pembuat sendawa adalah abu ganggang laut. Courtois membakar ganggang laut dan menghilangkan kandungan belerang di dalamnya dengan cara memanaskan abu dengan asam.

Pada 1811 Courtois menambahkan terlalu banyak asam pada abu sehingga menimbulkan uap ungu yang kemudian mengembun menjadi Kristal berwarna hitam. Ia segera menyelidiki unsure baru ini, namun tidak yakin dengan penemuannya karena dia sadar dia bukanlah ahli kimia caliber internasional. Penemuan ini kemudian dikonfirmasikan dan diumumkan oleh ahli kimia Prancis Charles Desormes dan Nicholas Clement. Sifat unsur ini lebih jauh diselidiki pada 1813 oleh ahli kimia Prancis Joseph Louis Gay-Lussac, yang juga memberinya nama yodium (iodine).

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar