Selamat datang di blog saya ini. Blog ini berisi seputar Biologi SMP, meliputi materi, soal latihan, dan soal-soal OSN SMP, serta berita-berita seputar kegiatan Olimpiade Sains. Anda juga dapat terhubung dengan beberapa situs yang terkait dengan biologi, dengan cara klik pada links blog saya ini.
The fruit of silence is prayer, The fruit of prayer is faith, The fruit of faith is love, The fruit of love is service, The fruit of service is peace. (Buah kesunyian adalah doa, Buah doa adalah iman, Buah iman adalah cinta, Buah cinta adalah pelayanan, Buah pelayanan adalah damai.) **(Mother-Teresa)**

Jumat, 08 Oktober 2010

TOKOH SAINS: BACON, ROGER

Roger Bacon (1214?-1294), ahli filsafat pendidikan dan saintis Inggris, salah seorang tokoh guru paling berpengaruh pada abad ke-13.

Lahir di Ilchester, Somersetshire, Inggris, pada sekitar tahun 1214. Bacon menjalani pendidikan di universitas-universitas di Oxford dan Paris. Dia tinggal di Paris setelah menyelesaikan studinya dan mengajar beberapa lama di Universitas Paris. Segera setelah kembali ke Inggris pada sekitar 1251, dia masuk biara Fransiskan dan tinggal di Oxford. Dia melakukan berbagai riset eksperimental, terutama dalam bidang kimia, optic, dan astronomi.

Bacon adalah pengkritik metode-metode belajar pada masa itu, mengecam cara berpikir spekulatif yang menghasilkan pengetahuan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Dia mengusulkan agar kurikulum universitas diubah, tidak hanya mengajarkan filsafat dan teologi, tetapi juga ilmu-ilmu eksakta.

Pada akhir 1260-an, atas permintaan Paus Clement IV, dia menulis Opus Majus (Adikarya). Dalam karya ini ia menunjukkan pentingnya reformasi dalam bidang saint melalui metode-metode berbeda dalam mempelajari bahasa dan alam. Opus Majus merupakan ensiklopedia semua cabang ilmu, membahas tata bahasa dan logika, matematika, fisika, dan riset eksperimental, dan filsafat moral. Tanggapan Paus terhadap adikarya Bacon ini tidak diketahui, tetapi karena berbagai hal karya ini tidak banyak pengaruhnya pada masa itu, mungkin karena karya itu sampai pada Paus Clementis saat dia sedang sakit berat.

Gagasan-gagasan Bacon yang revolusioner tentang studi ilmiah menyebabakan dia dibenci oleh kaum Fransikan. Pada 1278 pimpinan Ordo Fransikan, Girolamo Masci, belakangan menjadi Paus Nicolas IV, mengeluarkan larangan membaca buku-buku bacon dan menangkap Bacon. Setelah sepuluh tahun di penjara, Bacon kembali ke Oxford. Dia menulis Compendium Studii Theologiae (Kompendium Studi Teologi, 1292) tak lama sebelum meningggal.

Meksipun pengetahuannya sangat luas, Bacon mempercayai beberapa keyakinkan populer yang umum pada masa itu, seperti adanya batu bertuah dan kepercayaan kepada astrologi. Meksipun banyak penemuan dianggap sebagai hasil karyanya, tetapi beberapa dai antara sebenarnya merupakan kelanjutan dari studi yang telah diirintis oleh para ilmuwan Muslim.

Tulisan-tulisannya membawa pandangan yang cerdas dan baru dalam bidang optic, khususnya mengenai pembiasaan; mengenai penambahan bulan dan matahari di kaki langit. Dia menemukan bahwa campuran belerang, sendawa (potasium nitrat), dan kapur (kini dikenal sebagai mesiu) dapat menghasilkan kiat buatan dan menyebabkan ledakan.

Dia mempelajari berbagai bahasa dan menulis dalam bahasa latin dengan baik dan jelas. Karena itulah dia mendapat jujukan Doctor Admirabilis (sarjana yang mengagumkan). Enam karyanya diterbitkan antara 1485 dan 1614 dan pada 1733 Opus Majus diedit dan diterbitkan.

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar