Selamat datang di blog saya ini. Blog ini berisi seputar Biologi SMP, meliputi materi, soal latihan, dan soal-soal OSN SMP, serta berita-berita seputar kegiatan Olimpiade Sains. Anda juga dapat terhubung dengan beberapa situs yang terkait dengan biologi, dengan cara klik pada links blog saya ini.
The fruit of silence is prayer, The fruit of prayer is faith, The fruit of faith is love, The fruit of love is service, The fruit of service is peace. (Buah kesunyian adalah doa, Buah doa adalah iman, Buah iman adalah cinta, Buah cinta adalah pelayanan, Buah pelayanan adalah damai.) **(Mother-Teresa)**

Jumat, 24 September 2010

TOKOH SAINS: J.J. LAMARCK

Jean-Baptiste Lamarck (1744-1829), ahli botani dan zoologi invertebrate Prancis, tokoh yang merumuskan teori evolusi paling awal.

Jean-Baptiste Pierre Antoine de Monet, Chevalier de Lamarck lahir di Bazentin-le-petit, Prancis, pada 1 Agustus 1744, dan meninggal di Paris pada 18 Desember 1829. Masuk ke sekolah Yesuit di Amiens, Lamarck menjalani pendidikan klasikal hingga 1759.

Ayahnya meninggal pada tahun itu dan Lamarck masuk militer dan mulai mempelajari tumbuhan. Pada 1768 dia keluar dari dinas militer dan belajar ilmu kedokteran di Paris selama empat tahun, pada masa itu pula dia menjadi tertarik pada bidang meteorology, kimia dan koleksi kulit. Dia menulis tentang observasi botaninya bersama naturalis Prancis Georges Louis Buffon dan terbit pada 1779 dengan judul Flore francois (Tetumbuhan Prancis).

Karena buku itu dan persahabatannya dengan Buffon, Lamarck diangkat menjadi anggota Akademi Sains. Dia diangkat menjadi associate ahli botani pada 1783, tetapi sumbangan pentingnya justru dimulai saat dia mulai bekerja di Jardin du Roi (Taman Raja) pada 1788. Ketika lembaga itu direorganisasi pada 1793, ide Lamarck ikut mewarnai struktur beru Museum Sejarah Alam. Ironisnya reorganisasi ini membuat Lamarck dipindahkan dari bidang botani, menjadi profesor bidang serangga dan cacing-divisi yang dinamainya zoologi invertebrate.

Sumbangan Lamarck terhadap sains meliputi bidang meteorology, botani, kimia, geologi, dan paleontology. Namun, dia terkenal karena karyanya dalam bidang zoologi inverbrata dan karya teoretisnya tentang evolusi. Dia menerbitkan karya impresif setebal 7 jilid, Histoire naturelle des animaux sans vertebres (Sejarah Alam Binatang Tak Bertulang Belakang, 1815-1822).

Bersama naturalis Prancis George Cuvier dan Geoffory Saint-Hilaire, Lamarck menganut pandangan yang menyatakan bahwa hewan di ala mini diatur dalam suatu scala nature (skala alam) yang berkelanjutan. Menurut Lamarck, sekali alam menciptakan kehidupan, pengaturan bentuk-bentuk kehidupan selanjutnya adalah hasil dari interaksi waktu dan lingkungan.

Dari bentuk-bentuk kehidupan sederhana, secara alamiah muncul bentuk-bentuk yang lebih kompleks. Gagasan-gagasan ini disampaikan oleh Lamarck dalam karya teoretis terpentingnya Philosophie zoologique (Filsafat Zoologis, 1809) dan dikembangkannya terus sepanjang hidupnya. Lamarck juga menjelaskan bahwa marche de la nature (skala alam) dikendalikan oleh hukum-hukum biologi: pengaruh lingkungan pada pertumbuhan organ, perubahan struktur tubuh berdasarkan bagian-bagian tubuh yang berguna dan yang tidak, dan pewarisan sifat-sifat yang dibutuhkan.

Namun demikian, Lamarck pandangan-pandangan tidak pernah disampaikan secara jelas dan koheren. Walhasil idenya tidak ditanggapi dengan serius pada masa hidupnya. Lamarck meninggal dalam keadaan menyedihkan, karya-karyanya kurang dikenal dan dihargai. Barulah pada paro kedua abad ke-19 gagasan-gagasan Lamarck mulai secara serius diperhatikan orang. ¨

Sumber: Ensiklopedi Tokoh Sains

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar